Oleh: Septy Suci Kirani
Salah satu permasalahan lingkungan yang kerap kali kita temukan dalam kehidupan sehari-hari adalah sampah. Kesadaran akan kebersihan lingkungan tampaknya masih sangat perlu ditingkatkan karena masih banyak orang yang membuang sampah sembarangan. Hal ini menyebabkan lingkungan menjadi kotor dan tidak nyaman. Pengelolaan sampah pun turut menjadi perhatian karena bila sampah tidak dikelola dengan baik, lingkungan akan semakin terancam.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengikuti kegiatan World Cleanup Day. Dilansir dari laman wikipedia, World Cleanup Day (Hari Bersih-Bersih Sedunia) adalah aksi sosial global tahunan yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk turut membersihkan dan menjaga kebersihan bumi yang bertujuan untuk mengurangi masalah limbah padat dan sampah laut.
Dalam hal ini, sekolah pun turut berpartisipasi dalam kegiatan World Cleanup Day. Salah satu sekolah yang mendukung kegiatan ini adalah SMP Labschool Cibubur. Sebagai sekolah karakter, tentunya SMP Labschool Cibubur ingin meningkatkan kesadaran siswanya akan kebersihan bumi dari sampah yang tidak dikelola dengan baik, serta ingin mengajak dan melibatkan siswanya untuk turut berkontribusi dalam permasalahan sampah.

World Cleanup Day di SMP Labschool Cibubur: Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan dalam Diri Siswa
Dalam laman wikipedia, dijelaskan bahwa World Cleanup Day (Hari Bersih-bersih Sedunia) dilaksanakan setiap tahun pada Sabtu pekan ke-3 bulan September. Sama halnya dengan SMP Labschool Cibubur sebagai sekolah karakter yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini pada Sabtu, 20 September 2025, yang merupakan minggu ke-3 di bulan September. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada siswa untuk melakukan aksi nyata terhadap lingkungan, serta meningkatkan kesadaran siswa dan warga sekolah terkait pengelolaan dan pengolahan sampah.
Kegiatan World Cleanup Day di SMP Labchool Cibubur, tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga melibatkan guru. Siswa yang terlibat, antara lain siswa kelas 789, OSIS/MPK, dan Dewan Penggalang SMP Labschool Cibubur. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diawali dengan pengumpulan sampah, lalu dilanjutkan dengan penimbangan sampah.
- Pengumpulan sampah
Dalam kegiatan pengumpulan sampah, pertama-tama siswa dibagi menjadi empat kelompok. Kegiatan ini dilakukan di empat titik area, yakni area depan sekolah, depan masjid, gedung L, dan parkiran belakang sisi kanan dan kiri. Dalam pelaksanaannya, siswa didampingi guru membersihkan area tersebut. Siswa pun dibimbing untuk memisahkan sampah organik dan anorganik.

- Penimbangan sampah
Setelah melakukan pengumpulan dan pemilahan sampah organik dan anorganik, siswa berkumpul di bank sampah SMP Labcshool Cibubur untuk menimbang sampah yang telah dikumpulkan. Dari kegiatan ini, diperoleh sebanyak 8,8 kg sampah organik dan 22,1 kg sampah anorganik.

Dengan terwujudnya aksi nyata tersebut, SMP Labschool Cibubur sebagai sekolah karakter berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kesadaran dalam diri siswa akan pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Jika seluruh warga sekolah sadar akan kebersihan lingkungan, maka akan tercipta lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman.
Baca juga: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Momentum Peningkatan Nilai Karakter di SMP Labschool Cibubur