Oleh: Septy Suci Kirani, S.Pd., Gr.
Salah satu tantangan terbesar di dunia pendidikan saat ini adalah membentuk siswa yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional, seperti memiliki sikap empati dan kepedulian sosial. SMP Labschool Cibubur sebagai sekolah karakter selalu berupaya untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian sosial siswa terhadap masyarakat sekitar yang memerlukan bantuan atau perhatian sesama melalui berbagai program pendidikan karakternya. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan Labscare (Labschool Social Care).
Labscare adalah program kegiatan yang mewajibkan siswa memberikan bakti (dharma bakti) kepada masyarakat minimal selama 20 jam selama menjadi siswa. Selain itu, Labscare menjadi salah satu kegiatan wajib siswa SMP Labschool dalam melengkapi profil lulusan di samping karya tulis dan ujian sekolah. Apabila siswa telah menunaikan sejumlah jam yang dimaksud, berarti siswa telah melengkapi salah satu profil lulusan yang diharapkan oleh sekolah dan siswa tersebut berhak untuk mendapatkan Labschampion Sosial Care.
Kegiatan yang Dapat Dilakukan
Kegiatan Labscare dilakukan oleh siswa SMP Labschool Cibubur di luar sekolah. Selama kegiatan, siswa menggunakan seragam sekolah atau kaos kelas. Setiap kegiatan yang dilakukan terhitung 2 jam, artinya siswa harus melaksanakan minimal 10 kegiatan agar mencapai 20 jam.
Contoh kegiatan yang dapat dilakukan, antara lain sebagai berikut.
- Membersihkan fasilitas umum/ibadah.
- Memperbaiki fasilitas umum/ibadah.
- Penghijauan fasilitas umum.
- Menghibur panti sosial/yatim/jompo.
- Volunteer kegiatan sosial maupun keagamaan.
- Membantu penjual berjualan.
- Kampanye lingkungan positif.
Panduan Melakukan Kegiatan
Dalam melakukan kegiatan Labscare, tentunya siswa harus mengacu pada panduan yang sudah ditentukan oleh sekolah. Panduan tersebut berisi tahap-tahap yang harus dilakukan siswa selama mengikuti kegiatan. Adapun panduannya adalah sebagai berikut.
- Brainstorm kegiatan
Hal yang pertama kali harus dilakukan siswa adalah brainstorm, yakni berdiskusi dengan orang tua, guru, dan teman sekelas mengenai kegiatan yang memungkinkan untuk program Labscare.
- Rancang kegiatan
Dalam kegiatan ini, siswa bersama orang tua membuat jadwal dan daftar kegiatan apa saja yang akan dilakukan dalam program Labscare.
- Pelaksanaan kegiatan
Dalam melaksanakan kegiatan Labscare, siswa didampingi oleh orang tua. Siswa melakukan kegiatan Labscare sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat.
- Pasca kegiatan
Setelah selesai melaksanakan kegiatan Labscare, siswa harus membuat laporan kegiatan beserta dokumentasinya, lalu diunggah pada link yang sudah disediakan.
Dampak dan Nilai yang Ditanamkan
Kegiatan Labscare tentunya berdampak positif, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga masyarakat dan lingkungan sekitar tempat Labscare dilakukan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam menumbuhkan empati dan kepedulian siswa. Kegiatan ini juga dapat melatih kepekaan sosial dan rasa syukur. Selain itu, kegiatan ini dapat menanamkan pentingnya kerja sama dan gotong royong. Berdasarkan hal tersebut, nilai-nilai yang ditanamkan antara lain:
- empati dan kepedulian sosial;
- gotong royong dan tanggung jawab bersama;
- kemandirian dan inisiatif sosial; dan
- rasa syukur dan rendah hati.
Melalui kegiatan ini, SMP Labschool Cibubur sebagai sekolah karakter berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara emosional, yakni memiliki hati yang peka terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Labscare tidak hanya memberikan pengalaman berharga kepada siswa, tetapi juga memberikan pelajaran tentang bagaimana menjadi manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Dengan demikian, program Labscare sangat relevan dengan salah satu tujuan sekolah karakter, yakni membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian, moral, dan nilai-nilai luhur yang kuat.
Baca juga: World Cleanup Day 2025: Aksi Nyata Peduli Lingkungan