Oleh: Amin Muzaki, M.Pd., Gr.
Pelestarian budaya perlu dimulai sejak dini agar identitas bangsa tetap kuat di tengah arus globalisasi budaya. Pengenalan seni tari di sekolah dasar dapat menjadi langkah awal untuk mengenalkan warisan budaya sekaligus membangun kreativitas dan rasa percaya diri. Dengan memahami nilai-nilai budaya dan ragam tari Nusantara, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi muda yang peduli dan bangga pada budaya bangsa.
Melestarikan Budaya Bagian Ekosistem Sekolah Juara
Melestarikan budaya menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem Sekolah Juara yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan identitas kebangsaan. Melalui berbagai kegiatan berbasis budaya, sekolah menghadirkan ruang pembelajaran yang mendorong murid untuk mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya bangsa sejak dini.
Dalam ekosistem Sekolah Juara, pelestarian nilai budaya tumbuh sebagai budaya sekolah yang tumbuh dan terintegrasi dalam program intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang mampu melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian budaya bangsa.
Baca juga: Membentuk Anak Menjadi Pribadi Unggul Melalui Pilihan Sekolah Terbaik
Mengunduh Prestasi Hingga Tingkat Kota
Pencapaian prestasi Tim Tari SD Labschool Cibubur ditunjukkan di beberapa ajang kegiatan:

- Juara 1 Lomba Tari Kreasi Nusantara
Pada ajang Lomba Tari Kreasi Nusantara, murid-murid dari Fase A (kelas 1-2) berhasil meraih Juara 1 dengan membawakan Tari Bandeng Nener khas Jawa Timur. Tari Bandeng Nener adalah tarian tradisional khas Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang menggambarkan kehidupan para nelayan dan petambak. Tarian ini menceritakan tentang budi daya ikan bandeng serta proses menangkap (benur atau anak ikan bandeng) di perairan pesisir pantai. Filosofi tarian ini adalah wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil panen ikan dan sebagai upaya pelestarian kearifan lokal.
- Juara 1 dan Juara Umum
Tim Tari SD Labschool Cibubur yang diwakili murid-murid Fase B (kelas 3-4) menampilkan tarian Mambo Simbo yang berasal dari Papua berhasil meraih Juara 1 sekaligus Juara Umum dalam ajang Lomba Tari Tradisional Tingkat SD se-Jabodetabek. Tari Mambo Simbo adalah tarian tradisional yang berasal dari daerah Biak, Papua. Tarian ini melambangkan semangat persaudaraan dan kebersamaan.
- Juara 1 Tingkat Kota Bekasi
Pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tim Tari SD Labschool Cibubur yang diwakili murid-murid Fase C (kelas 5-6) menampilkan Tari Sareupna berhasil meraih Juara 1 tingkat kecamatan. Kompetisi yang diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga puncaknya di tingkat nasional oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Tim Tari SD Labschool Cibubur berhasil meraih Juara 1 Tingkat Kota Bekasi dan akan mewakili dalam ajang yang sama ke Tingkat Provinsi.
Menumbuhkan Generasi Berprestasi dan Cinta Budaya Nusantara

Keberhasilan Tim Tari SD Labschool Cibubur meraih Juara 1 Tingkat Kota dalam ajang FLS3N dan Juara Umum dalam Lomba Tari Tradisional Tingkat SD se-Jabodetabek merupakan bukti nyata bahwa pembinaan seni dan budaya di sekolah dapat menghasilkan generasi yang berprestasi dan mencintai warisan budaya bangsa. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi seluruh murid untuk terus berkarya, melestarikan budaya Nusantara, serta mengharumkan nama sekolah melalui berbagai ajang positif di masa depan.
Baca juga: Guru dan Tendik SD Labschool Cibubur Borong Juara GTK Transformatif Kota Bekasi